KHDTK Cikampek

KHDTK Cikampek dibangun tahun 1937 dengan luas ±51,1 ha yang secara legal merupakan areal Perum Perhutani, yang selanjutnya status hukumnya merupakan kawasan pinjam pakai antara Badan Litbang Kehutanan dengan Perum Perhutani. Berdasarkan SK. Menhut No 305/Kpts-II/2003 dan SK. Menhut No. 306/Kpts-II/2003 kawasan tersebut ditunjuk dan digunakan sebagai Hutan Penelitian Cikampek. KHDTK Cikampek terletak kurang lebih 5 km sebelah selatan Kota Cikampek dan berada di ketinggian 50 m dpl. Secara administrasi pemerintahan KHDTK Cikampek berbatasan dengan Desa Cikampek, Desa Sarimulya, dan Desa Kamojing.

 KHDTK C Cikampek A3

 

Sampai saat ini, introduksi tanaman di KHDTK Cikampek sebanyak 59 jenis yang terdiri dari 3 jenis dari famili Dipterocarpaceae dan 56 jenis dari non-Dipterocarpaceae serta 2 jenis bambu (bambu apus dan bambu mayan).  Sebanyak 28 jenis merupakan jenis eksotik (penyebaran alaminya di luar Indonesia) dan 31 jenis merupakan jenis asli Indonesia. Jenis - Jenis Dipterocarpaceae antara lain: merawan (Hopea odorata Roxb.), meranti (Shorea robusta Gaertn), meranti (Shorea selanica Bl.), dan sebagainya. Sedangkan jenis Non-Dipterocarpaceae diantaranya adalah akasia (Acacia auliculiformis A.Cunn.), jabon (Anthocephalus cadamba Miq.), nyamplung (Calophyllum inophyllum L.), dan sebagainya.

DSC00968

 

Banner
Link Aplikasi